Letak Geografis
Gambaran Umum
UPTD Pajak Daerah Wilayah V Kelapa Dua terletak di bagian tengah hingga selatan Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Wilayah ini secara geografis sangat strategis karena menjadi jembatan penghubung utama antara wilayah inti Kabupaten Tangerang dengan dua kota otonom besar, yaitu Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel), serta berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Barat di sisi selatan.
Wilayah V ini membentuk satu kesatuan koridor ekonomi kelolaan pajak yang terdiri dari 5 kecamatan: Kelapa Dua, Pagedangan, Curug, Legok, dan Cisauk.
Batas-Batas Geografis Wilayah V Kelapa Dua
Secara kolektif, wilayah kerja UPTD Wilayah V memiliki batas-batas sebagai berikut:
Sebelah Utara: Berbatasan dengan Kecamatan Cikupa, Kecamatan Pasar Kemis, dan Kota Tangerang (Kecamatan Cibodas dan Periuk).
Sebelah Timur: Berbatasan langsung dengan Kota Tangerang (Kecamatan Pinang) dan Kota Tangerang Selatan (Kecamatan Serpong Utara, Serpong, dan Setu).
Sebelah Selatan: Berbatasan dengan Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat (Kecamatan Parung Panjang dan Gunungsindur).
Sebelah Barat: Berbatasan dengan Kecamatan Tigaraksa (Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang) dan Kecamatan Panongan.
Analisis Geografis Per Kecamatan
1. Kecamatan Kelapa Dua (Pusat Layanan & Urban Utama)
Posisi: Berada di bagian utara-timur wilayah kelolaan.
Karakteristik Geografis: Didominasi oleh dataran rendah perkotaan (urban area) yang sangat padat. Wilayah ini menjadi titik temu aktivitas ekonomi tinggi karena berbatasan langsung dengan jalan tol Jakarta-Merak dan menjadi kawasan twin city bersama Kota Tangerang.
2. Kecamatan Pagedangan (Koridor Sentral & Modern)
Posisi: Berada di bagian tengah-timur, menjembatani Kelapa Dua dan Cisauk.
Karakteristik Geografis: Dialiri oleh sebagian aliran Sungai Cisadane di sisi timurnya yang menjadi pembatas alami dengan Kota Tangerang Selatan. Wilayahnya didominasi oleh transformasi lahan bentang alam dari agraris menjadi kawasan kota mandiri modern (BSD City).
3. Kecamatan Cisauk (Gerbang Selatan)
Posisi: Terletak di ujung paling selatan dari wilayah kerja UPTD V.
Karakteristik Geografis: Wilayahnya memanjang ke selatan dan menjadi titik perbatasan langsung (borderland) antara Kabupaten Tangerang dengan Kabupaten Bogor. Secara geografis berfungsi sebagai simpul transportasi penting (jalur kereta api komuter lintas Tanah Abang - Rangkasbitung).
4. Kecamatan Curug (Koridor Barat & Industri)
Posisi: Berada di bagian utara-barat wilayah kelolaan.
Karakteristik Geografis: Wilayah dataran rendah yang didominasi oleh kawasan campuran (pemukiman, industri, pergudangan, dan kawasan penerbangan perintis Bandara Budiarto). Posisi geografisnya sangat dekat dengan akses tol Jakarta-Merak dan Tol Serpong-Balaraja.
5. Kecamatan Legok (Kawasan Penyangga Barat-Selatan)
Posisi: Berada di bagian tengah-barat, diapit oleh Kecamatan Curug, Pagedangan, dan Cisauk.
Karakteristik Geografis: Secara geografis bertindak sebagai wilayah peralihan (buffer zone) dari kawasan industri Curug menuju kawasan hunian Pagedangan. Topografinya relatif datar dengan sebagian wilayah yang dulunya merupakan area galian/agraris, kini berkembang pesat menjadi area hunian skala besar.
Catatan Strategis: Letak geografis UPTD Wilayah V Kelapa Dua ini menjadikannya sebagai "Sabuk Emas Properi dan Bisnis" Kabupaten Tangerang. Gabungan kelima kecamatan ini menghasilkan konvergensi geografis yang sangat menguntungkan bagi pendapatan daerah, terutama dari sektor PBB-P2 dan BPHTB, akibat masifnya integrasi infrastruktur jalan tol baru (Tol Serpong-Balaraja) yang membelah wilayah-wilayah tersebut.
Konten Lainnya
-
14 Jul 2026
Struktur Organisasi
-
20 Jul 2026
Pelayanan Pajak
PELAYANAN PAJAK 1. Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan & Perkantoran (PBB-P2)2. Pajak Reklame 3. Pajak ...
-
04 Aug 2026
Standar Pelayanan
STANDAR PELAYANAN UPTD PAJAK DAERAH WILAYAH VJenis Layanan di UPTD Pajak Daerah Wilayah VRekomendasi Pelayanan ...
-
17 Jul 2026
Visi & Misi
-
20 Jul 2026
Letak Geografis
Gambaran Umum UPTD Pajak Daerah Wilayah V Kelapa Dua terletak di bagian tengah hingga selatan ...
